Karawang I netone.web.id I
Memasuki Triwulan III Tahun Anggaran 2026, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penegasan itu disampaikan Bupati Aep saat memimpin apel pagi di Plaza Pemda Karawang, Senin (6/7/2026).
"Kerja Cepat atau Dievaluasi"
Dalam arahannya, Bupati Aep menekankan sisa tahun anggaran harus diisi dengan akselerasi program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Memasuki Triwulan III ini saya mengingatkan kembali kepada seluruh perangkat daerah agar bekerja lebih cepat. Program-program yang telah direncanakan harus segera direalisasikan,” tegas Aep di hadapan para kepala OPD dan Camat.
Bupati menyoroti sektor dasar yang harus segera tuntas dan dirasakan manfaatnya, seperti infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan administrasi publik.
Agar tidak sebatas imbauan, Pemkab Karawang akan menggelar evaluasi kinerja berkala yang ketat. Setiap OPD dituntut menunjukkan hasil terukur serta disiplin tinggi dalam mencapai target pembangunan.
Antisipasi Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah
Selain pembenahan birokrasi, Bupati juga menyoroti kondusivitas wilayah selama masa libur sekolah.
Para Camat diinstruksikan siaga dan segera berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, TNI dan Polri, untuk melakukan langkah preventif di lapangan.
Langkah ini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kenakalan remaja, hingga hal yang mengancam keselamatan anak-anak selama liburan.
“Perlindungan terhadap generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Seluruh unsur pemerintahan harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tambah Aep.
Tegaskan Etika dan Kerja Tim
Di era keterbukaan informasi, Bupati mewanti-wanti ASN Karawang untuk menjaga etika dan menjauhi pelanggaran hukum.
Menurutnya, kecepatan pelayanan harus diimbangi dengan kejujuran. Keberhasilan pembangunan Karawang tidak bisa bertumpu pada ego sektoral, melainkan harus dengan kerja tim yang solid.
“Keberhasilan kita ada pada kekompakan. Bekerja untuk masyarakat, bukan untuk pencitraan,” ujarnya.
Dengan instruksi terintegrasi ini, Pemkab Karawang optimistis target pembangunan daerah yang modern, sejahtera, dan unggul di sisa tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.
Redaksi
