Mulai 2026, Siswa SD, SMP Tidak Wajib Membeli Buku LKS.



Karawang I netone.web.id I
Kabar baik buat orang tua di Karawang. Buku Lembar Kerja Siswa atau LKS yang biasanya bikin dompet tipis tiap awal tahun ajaran, tahun ini resmi digratiskan pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh mempercepat program LKS Gratis untuk seluruh siswa SD dan SMP Negeri. Awalnya program ini dijadwalkan jalan di Tahun Ajaran 2027/2028. Tapi karena anggaran dan mekanismenya sudah siap, akhirnya dimajukan jadi Tahun Ajaran 2026/2027.

Lepaskan Beban Orang Tua
Bupati Aep bilang, keputusan ini murni karena pemerintah paham kondisi warga. 
 "Saya tahu nggak semua keluarga punya kemampuan sama. Ada yang anaknya 2, 3, bahkan lebih. Jangan sampai biaya LKS jadi penghalang anak dapat pendidikan terbaik," tegasnya saat mengumpulkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis 17 Juli 2026.

Bagi Aep, pendidikan itu hak. Program ini bukan pencitraan, tapi bentuk keberpihakan nyata agar tidak ada anak Karawang yang ketinggalan karena masalah biaya.

Seragam, Kualitas Merata
LKS yang selama ini dibeli per toko, sekarang diubah jadi modul pembelajaran resmi. Bedanya, modul ini disusun langsung oleh guru-guru Karawang sendiri.

- Jenjang SD disusun FKKG Kabupaten Karawang
- Jenjang SMP disusun MGMP Kabupaten Karawang

Nantinya setiap siswa dapat 1 paket modul lengkap. Bisa dipakai di sekolah, bisa juga dibawa pulang buat belajar di rumah. Dengan begitu, semua sekolah negeri di Karawang pakai bahan ajar yang sama. Tujuannya jelas: pemerataan kualitas.

Kepala Disdikbud Karawang Wawan Setiawan Natakusumah memastikan, semua tahap sudah dipersiapkan. Mulai dari penyusunan modul, anggaran, sampai distribusi ke tiap sekolah.

Investasi SDM Karawang
Menurut Bupati Aep, pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau dari dasarnya sudah diringankan, diharapkan SDM Karawang ke depan bisa lebih unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

 "Ini ikhtiar kita bersama. Bukan gaya-gayaan. Insyaallah jadi amal dan keberkahan buat kita semua sebagai pelayan masyarakat," ujarnya.

Dengan langkah percepatan ini, Pemkab Karawang berharap beban orang tua berkurang, akses bahan ajar makin merata, dan mutu pendidikan di Karawang terus naik.

Redaksi