Karawang I netone.web.id I
Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa 46 warga di Kecamatan Telagasari menuai tindak lanjut serius dari Tim Satgas BGN Kabupaten Karawang. Insiden tersebut diduga bersumber dari Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Talaga Mulya 2.
Menyikapi kejadian itu, Tim Satgas BGN Kabupaten Karawang bersama unsur terkait langsung melakukan inspeksi dan investigasi mendalam di lapangan. Langkah cepat diambil untuk memastikan penanganan korban sekaligus menelusuri penyebab pasti kejadian.
Kepala Satgas BGN Kabupaten Karawang, Ridwan Salam, membenarkan hal tersebut dalam keterangannya kepada awak media. Ia memaparkan bahwa tim gabungan telah bekerja maksimal sejak kejadian terungkap.
“Kemarin tim kesehatan investigasi dengan Tim BGN. Camat Telagasari juga sudah fasilitasi masyarakat untuk penanganan di Yankes. Pihak Koordinator BGN segera membuat laporan investigasi ke BGN Pusat sebagai bahan tindaklanjut sanksi ke SPPG,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa instruksi dari pusat telah turun. Berdasarkan hasil temuan dan laporan yang dikirimkan, BGN Pusat telah menerbitkan surat keputusan resmi terkait operasional dapur MBG tersebut.
“Sudah keluar surat BGN Pusat terkait pemberhentian sementara operasional SPPG-nya kang. Dengan terus melakukan evaluasi standar operasional, kapasitas SDM dan mekanisme penyaluran,” jelasnya, Sabtu (18/4/2026).
Keputusan penghentian sementara ini diambil demi memastikan keamanan dan kualitas program ke depannya. "Hatur nuhun kang. Jadi bahan evaluasi ke BGN kang," pungkasnya.
Terkait kejadian tersebut, Ridwan Salam meminta kepada seluruh pengelola dapur SPPG agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan serta kedisiplinan dalam setiap proses pengolahan makanan.
“Kami minta kepada seluruh pengelola agar lebih teliti, lebih waspada, dan lebih menjaga standar kebersihan serta kualitas bahan baku. Kesehatan penerima manfaat adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan penuh integritas agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” tegasnya.
