Karawang, Netone.web.id - Suasana berbeda terasa di Kampung Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Warga tampak berkumpul di depan sebuah rumah sederhana milik Acem yang kondisinya memprihatinkan, dengan dinding kayu yang mulai lapuk dimakan usia.
Di tengah kondisi tersebut, harapan baru hadir. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, turun langsung bersama jajaran pemerintah daerah untuk menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) kepada warga yang membutuhkan.
Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial. Bupati Aep memastikan langsung kondisi rumah warga agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“InsyaAllah, program Rulahu ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab. Saya pastikan tepat sasaran karena saya turun langsung mengeceknya,” ujar Bupati.
Acem, warga Tanjung RT 025/RW 006, menjadi salah satu penerima manfaat. Rumah yang selama ini ia tempati akan segera diperbaiki agar lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.
Selain itu, bantuan serupa juga diberikan kepada Tamin, warga RW 05 RT 22, Kelurahan Plawad, yang selama bertahun-tahun tinggal dalam kondisi rumah terbatas.
Kedatangan Bupati Karawang didampingi Asisten Daerah Asep Hazar dan Lurah Plawad Nabiyil Anzar Diaswara disambut hangat oleh masyarakat. Warga tampak antusias menyambut rombongan yang meninjau langsung kondisi rumah penerima bantuan.
Tak hanya menyerahkan bantuan Rulahu, pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Tim kesehatan melakukan pengecekan guna memastikan kondisi warga tetap terjaga.
Bupati Aep menegaskan, program rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.
Menurutnya, rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang untuk hidup dengan layak, aman, dan bermartabat.
Kehadiran pemerintah di Kampung Tanjung membawa harapan baru bagi warga. Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Bagi warga Plawad, pembangunan rumah ini bukan hanya milik penerima bantuan, melainkan menjadi kebahagiaan bersama bagi seluruh kampung.(red)
